Harga: Rp 30.000
Deskripsi: <div align="justify">Dunia di millenium ke-3 ini ditandai dengan kemajuan di bidang teknologi komunikasi,
termasuk televisi. Di Indonesia sendiri bermunculan stasiun-stasiun televisi baru
yang menambah kemungkinan berbagai tayangan yang lain lagi. Di tv kita bisa melihat
program berita, program dokumenter yang memaparkan fakta yang terjadi di dunia,
juga bisa melihat program hiburan (film, dangdut, dsb). Selain berbagai program,
ternyata pemirsanya pun berasal dari berbagai kalangan, orang dewasa, tua-muda,
anak-anak.
<br>
<br>Program ini menyajikan sebuah gugatan Yudith, kepada Tuhan yang diimaninya sebagai
Maha Pengasih. Gugatannya berangkat dari peristiwa hidup di dunia yang terekam
dalam media televisi. Bocah SD ini merasa prihatin terhadap banyak kekerasan yang
terjadi di belakangan ini, baik itu peperangan – tindakan saling membunuh. Dia
juga prihatin akan begitu banyak penderitaan di dunia: kelaparan, bencana alam,
wabah penyakit. Peristiwa yang memprihatinkan itu terjadi juga di kawasan Asia:
gerakan ‘people power’ di Filipina, pertikaian di India, korban teror di Kashmir,
konflik di Korea, dsb.
<br>
<br>Program ini dapat digunakan dalam pelajaran agama, kemasyarakatan (=civic education).
Program ini mengajak kita berdiskusi beberapa hal ini: kekerasan pada anak, ‘teologi
salib’, belas kasih Allah. Yudith mengajak kita semua untuk menuai perdamaian.
Program ini dibuat untuk ditayangkan dalam pertemuan lembaga komunikasi Kristiani
sedunia di Belanda (2001). </div>
Dilihat: 1696
Dunia di millenium ke-3 ini ditandai dengan kemajuan di bidang teknologi komunikasi,
termasuk televisi. Di Indonesia sendiri bermunculan stasiun-stasiun televisi baru
yang menambah kemungkinan berbagai tayangan yang lain lagi. Di tv kita bisa melihat
program berita, program dokumenter yang memaparkan fakta yang terjadi di dunia,
juga bisa melihat program hiburan (film, dangdut, dsb). Selain berbagai program,
ternyata pemirsanya pun berasal dari berbagai kalangan, orang dewasa, tua-muda,
anak-anak.
Program ini menyajikan sebuah gugatan Yudith, kepada Tuhan yang diimaninya sebagai
Maha Pengasih. Gugatannya berangkat dari peristiwa hidup di dunia yang terekam
dalam media televisi. Bocah SD ini merasa prihatin terhadap banyak kekerasan yang
terjadi di belakangan ini, baik itu peperangan – tindakan saling membunuh. Dia
juga prihatin akan begitu banyak penderitaan di dunia: kelaparan, bencana alam,
wabah penyakit. Peristiwa yang memprihatinkan itu terjadi juga di kawasan Asia:
gerakan ‘people power’ di Filipina, pertikaian di India, korban teror di Kashmir,
konflik di Korea, dsb.
Program ini dapat digunakan dalam pelajaran agama, kemasyarakatan (=civic education).
Program ini mengajak kita berdiskusi beberapa hal ini: kekerasan pada anak, ‘teologi
salib’, belas kasih Allah. Yudith mengajak kita semua untuk menuai perdamaian.
Program ini dibuat untuk ditayangkan dalam pertemuan lembaga komunikasi Kristiani
sedunia di Belanda (2001).