(0)

Katalog


Harga: Rp 30.000
Deskripsi: <div align="justify">1992/1993, 27 menit <br> <br> Film ini merupakan bagian ke tiga dari film “Dialog para Peziarah”. Shooting dibuat di Philipina. Film ini merupakan hasil kerjasama antara Kuangchi Program Service, Taipei, Taiwan dan Studio Audio Visual Puskat. Program ini diterjemahkan dari film video “Pilgrims in Dialoque” yang terdiri dari, 3 bagian yang dapat digunakan secara terpisah: 1) Gunung kehidupan, 2) Fajar Kebenaran, dan 3) Rantai Perdamaian. Diproduksi untuk merangsang minat para jemaat terhadap dialog antara agama. Dengan demikian produksi ini merupakan perwujudan cita-cita untuk berbagi iman dan pengalaman di antara orang-orang dari latar belakang tradisi keagamaan yang berbeda-beda. Temanya merupakan “sharing” dalam bidang teologi, spiritual , liturgi, dan tradisi keagamaan. Tujuannya bukan untuk mengubah pikiran atau keyakinan orang, tetapi untuk menolong orang-orang dari berbagai agama agar memahami dan menghormati keyakinan dan cara hidup para penganut agama lainnya. <br> <br>Judul “Rantai Perdamaian” diterjemahkan dari judul dalam bahasa Arab “silsilah” yang berarti rantai, sesuatu yang dapat membatasi kebebasan, tetapi juga dapat mempersatukan orang bersama-sama. Ringkasan cerita: Sekelompok anak muda yang energik di Mindanao, Philipina Selatan memutuskan untuk menghancurkan rantai-rantai prasangka. Mereka membentuk jalinan persahabatan sebagai pengganti dari sikap permusuhan dan kecurigaan, pembunuhan dan penculikan, yang memecah komunitas Muslim dan Kristen. Dalam lembaga “Silsilah”, mereka mempelajari Qur’an dan Injil dan mengerjakan berbagai proyek solidaritas untuk membantu orang-orang marginal di Zamboanga dan pulau-pulau di sekitarnya. Mereka belajar berdoa, bernyanyi dan berekreasi bersama dalam kegembiraan. Inilah dialog kehidupan yang penuh inspirasi. <br> <br>Program/produksi film video ini tidak dimaksudkan melulu sebagai hiburan atau informasi, melainkan sebagai perangsang refleksi. Cocok sebagai bahan studi atau diskusi tentang contoh atau langkah-langkah menuju perjumpaan antara agama. LSM, lembaga pendidikan, guru-guru agama, dan para katekis di lingkungan, dsbnya dapat memanfaatkan program ini. </div> <p align="justify">&nbsp;</p>
Dilihat: 2593

1992/1993, 27 menit

Film ini merupakan bagian ke tiga dari film “Dialog para Peziarah”. Shooting dibuat di Philipina. Film ini merupakan hasil kerjasama antara Kuangchi Program Service, Taipei, Taiwan dan Studio Audio Visual Puskat. Program ini diterjemahkan dari film video “Pilgrims in Dialoque” yang terdiri dari, 3 bagian yang dapat digunakan secara terpisah: 1) Gunung kehidupan, 2) Fajar Kebenaran, dan 3) Rantai Perdamaian. Diproduksi untuk merangsang minat para jemaat terhadap dialog antara agama. Dengan demikian produksi ini merupakan perwujudan cita-cita untuk berbagi iman dan pengalaman di antara orang-orang dari latar belakang tradisi keagamaan yang berbeda-beda. Temanya merupakan “sharing” dalam bidang teologi, spiritual , liturgi, dan tradisi keagamaan. Tujuannya bukan untuk mengubah pikiran atau keyakinan orang, tetapi untuk menolong orang-orang dari berbagai agama agar memahami dan menghormati keyakinan dan cara hidup para penganut agama lainnya.

Judul “Rantai Perdamaian” diterjemahkan dari judul dalam bahasa Arab “silsilah” yang berarti rantai, sesuatu yang dapat membatasi kebebasan, tetapi juga dapat mempersatukan orang bersama-sama. Ringkasan cerita: Sekelompok anak muda yang energik di Mindanao, Philipina Selatan memutuskan untuk menghancurkan rantai-rantai prasangka. Mereka membentuk jalinan persahabatan sebagai pengganti dari sikap permusuhan dan kecurigaan, pembunuhan dan penculikan, yang memecah komunitas Muslim dan Kristen. Dalam lembaga “Silsilah”, mereka mempelajari Qur’an dan Injil dan mengerjakan berbagai proyek solidaritas untuk membantu orang-orang marginal di Zamboanga dan pulau-pulau di sekitarnya. Mereka belajar berdoa, bernyanyi dan berekreasi bersama dalam kegembiraan. Inilah dialog kehidupan yang penuh inspirasi.

Program/produksi film video ini tidak dimaksudkan melulu sebagai hiburan atau informasi, melainkan sebagai perangsang refleksi. Cocok sebagai bahan studi atau diskusi tentang contoh atau langkah-langkah menuju perjumpaan antara agama. LSM, lembaga pendidikan, guru-guru agama, dan para katekis di lingkungan, dsbnya dapat memanfaatkan program ini.

 

Berita Terbaru

BUNGA LILY DI TAMAN REVOLUSI: Kerjasama Produksi Film Yayasan Marsudirini dan Studio Audio Visual/LPPM Universitas Sanata Dharma

  BUNGA LILY DI TAMAN REVOLUSI: Kerjasama Produksi Film Yayasan Marsudirini ...


Pelatihan Guru-guru Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta : Media Pembelajaran Berbasis Audio Visual Gelombang 3 (2025)

Pelatihan Guru-guru Yayaan KANISIUS Cabang Yogyakarta: Media Pembelajaran Berbasis Audio-Visual          ...


Foto Terbaru

Video Terbaru