(0)

Katalog


Harga: Rp 30.000
Deskripsi: <div align="justify">1991: 30 menit. <br> <br> Program film video ini bernuansa pendidikan moral untuk mempersiapkan kaum intelektual yang peka terhadap masyarakat dan lingkungannya Teater dimengerti sebagai seni pertunjukan, .namun teater rakyat bukan sekedar seni, melainkan seni yang ingin mengungkapkan realitas masyarakat dalam rangka penciptaan kembali dunia yang lebih adil, sejahtera dan damai. Dunia indah ini bagi kehidupan manusia, maka para peserta diajak untuk menciptakan dunia yang indah bagi kehidupan. Kita justru harus terlibat dan menyatu dengan alam lingkungan dan kenyataan kehidupan.itulah sebabnya tempat lokakarya teater Rakyat dipilih pantai Sundak, di Gunung Kidul. Yogyakarta.yang masih alamiah. <br> <br> Produksi film video ini dibuat dengan format dokumenter dari hasil dokumentasi selama workshop teater rakyat pesertanya yang mengikuti dari berbagai lembaga negeri/swasta dan LSM se-Indonesia dan dari luar negeri seorang dari Amerika dan Jerman dan tiga orang dari Bangladesh. Selama dua minggu mereka mengikuti proses pelatihan teater rakyat sambil hidup di lingkungan desa yang sederhana. Sejak awal para peserta dihadapkan pada berbagai tantangan dan rangsangan-rangsangan yang disajikan oleh para pendamping lewat “permainan” teater rakyat”, musik rakyat, sambil mengamati kehidupan dusun, mencari isu-isu yang berkembang di dusun setempat. Semua ini dilakukan oleh para peserta untuk menemukan tema dan lakon untuk dipentaskan sebagai hasil akhir karya selama workshop. <br> <br>Program/produksi film video ini merupakan sarana pendidikan bermedia yang cocok untuk SLTP, SMU, orientasi /perkenalan mahasiswa.baru, kelompok Remaja, LSM, Karyawan, dsbnya. Merupakan film video alternatif/hiburan yang bermakna dan bermutu. Program ini bisa digunakan untuk penyadaran dan untuk diskusi kelompok, khususnya para seniman teater tingkat pemula. . </div> <p align="justify">&nbsp;</p>
Dilihat: 2610

1991: 30 menit.

Program film video ini bernuansa pendidikan moral untuk mempersiapkan kaum intelektual yang peka terhadap masyarakat dan lingkungannya Teater dimengerti sebagai seni pertunjukan, .namun teater rakyat bukan sekedar seni, melainkan seni yang ingin mengungkapkan realitas masyarakat dalam rangka penciptaan kembali dunia yang lebih adil, sejahtera dan damai. Dunia indah ini bagi kehidupan manusia, maka para peserta diajak untuk menciptakan dunia yang indah bagi kehidupan. Kita justru harus terlibat dan menyatu dengan alam lingkungan dan kenyataan kehidupan.itulah sebabnya tempat lokakarya teater Rakyat dipilih pantai Sundak, di Gunung Kidul. Yogyakarta.yang masih alamiah.

Produksi film video ini dibuat dengan format dokumenter dari hasil dokumentasi selama workshop teater rakyat pesertanya yang mengikuti dari berbagai lembaga negeri/swasta dan LSM se-Indonesia dan dari luar negeri seorang dari Amerika dan Jerman dan tiga orang dari Bangladesh. Selama dua minggu mereka mengikuti proses pelatihan teater rakyat sambil hidup di lingkungan desa yang sederhana. Sejak awal para peserta dihadapkan pada berbagai tantangan dan rangsangan-rangsangan yang disajikan oleh para pendamping lewat “permainan” teater rakyat”, musik rakyat, sambil mengamati kehidupan dusun, mencari isu-isu yang berkembang di dusun setempat. Semua ini dilakukan oleh para peserta untuk menemukan tema dan lakon untuk dipentaskan sebagai hasil akhir karya selama workshop.

Program/produksi film video ini merupakan sarana pendidikan bermedia yang cocok untuk SLTP, SMU, orientasi /perkenalan mahasiswa.baru, kelompok Remaja, LSM, Karyawan, dsbnya. Merupakan film video alternatif/hiburan yang bermakna dan bermutu. Program ini bisa digunakan untuk penyadaran dan untuk diskusi kelompok, khususnya para seniman teater tingkat pemula. .

 

Berita Terbaru

BUNGA LILY DI TAMAN REVOLUSI: Kerjasama Produksi Film Yayasan Marsudirini dan Studio Audio Visual/LPPM Universitas Sanata Dharma

  BUNGA LILY DI TAMAN REVOLUSI: Kerjasama Produksi Film Yayasan Marsudirini ...


Pelatihan Guru-guru Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta : Media Pembelajaran Berbasis Audio Visual Gelombang 3 (2025)

Pelatihan Guru-guru Yayaan KANISIUS Cabang Yogyakarta: Media Pembelajaran Berbasis Audio-Visual          ...


Foto Terbaru

Video Terbaru