Harga: Rp 30.000
Deskripsi: <div align="justify">1995: 56 menit
<br>
<br> Produksi Film Video ini terdiri dari lima cerita Animasi dan dimaksudkan untuk
membangun sikap yang terarah pada pelestarian seluruh ciptaan, termasuk Rkegiatan
rboisasi dan konservasi. Tokoh – tokoh dalam cerita ini adalah binatang–binatang.
Sikap mereka dekat dengan manusia.
<br>
<br>Judul cerita seri Pelestarian alam III: Tikus tanah dan telepon (5), Tikus tanah
dan melukis (10), Tikus tanah dan memotret (6), Tikus tanah dan jam (8), dan Tikus
tanah dan rajawali (27). Alam sering hanya dipakai sebagai topeng untuk menyembunyikan
kejahatan pembasmian hutan dan pencemaran alam lingkungan, atau hanya untuk mencari
keuntungan golongan tertentu.
<br>
<br>Program Film video ini mengajak kita untuk menghormati, menghargai dan membangun
persahabatan dengan alam melalui cerita yang ditampilkan lewat petualangan tokohnya,
sang tikus melewati berbagai peristiwa dapat membantu kita untuk merenungkan dan
mendalami nilai-nilai kehidupan yang serasi dengan alam lingkungan. Kita tidak
hanya diajak untuk menilai keadaan secara kritis tetapi juga ditantang untuk menunjukkan
jalan keluar yang positif. Ceritanya menarik dan lucu. Produksinya dikemas dalam
bentuk animasi/kartun. Program ini bisa berguna untuk diskusi kelompok di sekolah
maupun kelompok-kelompok non formal dan cocok untuk membangun sikap, memecahkan
suasana yang formal bahkan bisa untuk menganalisis masalah ekologis. Kkarena itu
cerita–cerita dari film ini juga dapat diputarkan untuk TK, SD, SLTP, SMU bahkan
Perguruan Tinggi. </div>
<p align="justify"> </p>
Dilihat: 2678
1995: 56 menit
Produksi Film Video ini terdiri dari lima cerita Animasi dan dimaksudkan untuk
membangun sikap yang terarah pada pelestarian seluruh ciptaan, termasuk Rkegiatan
rboisasi dan konservasi. Tokoh – tokoh dalam cerita ini adalah binatang–binatang.
Sikap mereka dekat dengan manusia.
Judul cerita seri Pelestarian alam III: Tikus tanah dan telepon (5), Tikus tanah
dan melukis (10), Tikus tanah dan memotret (6), Tikus tanah dan jam (8), dan Tikus
tanah dan rajawali (27). Alam sering hanya dipakai sebagai topeng untuk menyembunyikan
kejahatan pembasmian hutan dan pencemaran alam lingkungan, atau hanya untuk mencari
keuntungan golongan tertentu.
Program Film video ini mengajak kita untuk menghormati, menghargai dan membangun
persahabatan dengan alam melalui cerita yang ditampilkan lewat petualangan tokohnya,
sang tikus melewati berbagai peristiwa dapat membantu kita untuk merenungkan dan
mendalami nilai-nilai kehidupan yang serasi dengan alam lingkungan. Kita tidak
hanya diajak untuk menilai keadaan secara kritis tetapi juga ditantang untuk menunjukkan
jalan keluar yang positif. Ceritanya menarik dan lucu. Produksinya dikemas dalam
bentuk animasi/kartun. Program ini bisa berguna untuk diskusi kelompok di sekolah
maupun kelompok-kelompok non formal dan cocok untuk membangun sikap, memecahkan
suasana yang formal bahkan bisa untuk menganalisis masalah ekologis. Kkarena itu
cerita–cerita dari film ini juga dapat diputarkan untuk TK, SD, SLTP, SMU bahkan
Perguruan Tinggi.
Â