Harga: Rp 30.000
Deskripsi: <div align="justify">1995: 60 menit
<br>
<br> Produksi Film Video ini terdiri dari enam cerita Animasi dan dimaksudkan untuk
membangun sikap yang terarah pada pelestarian seluruh ciptaan, termasuk kegiatan
reboisasi dan konservasi. Tokoh-tokoh dalam cerita ini adalah binatang-binatang.
Sikap mereka dekat dengan manusia.
<br>
<br>Judul cerita seri -Pelestarian alam II: Tikus tanah dan Roket(8), Tikus tanah
dan Bulduzer(5), Tikus tanah dan Landak(8), Tikus tanah dan Permen karet (7),
Tikus tanah dan Televisi (5), Tikus tanah dan Salju (27). Alam sering hanya dipakai
sebagai topeng untuk menyembunyikan kejahatan pembasmian hutan dan pencemaran
alam lingkungan, atau hanya untuk mencari keuntungan golongan tertentu.
<br>
<br> Program Film video ini mengajak kita untuk menghormati, menghargai dan membangun
persahabatan dengan alam melalui cerita yang ditampilkan lewat petualangan tokohnya,
sang tikus melewati berbagai peristiwa dapat membantu kita untuk merenungkan dan
mendalami nilai-nilai kehidupan yang serasi dengan alam lingkungan. Kita tidak
hanya menilai keadaan secara kritis tetapi juga diajak untuk menunjukkan jalan
keluar yang positif. Cerita ini menarik dan lucu. Produksinya dikemas dalam bentuk
animasi/kartun. Program ini bisa berguna untuk diskusi kelompok di sekolah maupun
kelompok-kelompok non formal dan cocok untuk membangun sikap, memecahkan suasana
yang formal, bahkan bisa untuk menganalisis masalah ekologis. Karena itu ceritacerita
dari film ini juga dapat diputarkan untuk TK, SD, SLTP, SMU bahkan Perguruan Tinggi.
</div>
<p align="justify"> </p>
Dilihat: 2684
1995: 60 menit
Produksi Film Video ini terdiri dari enam cerita Animasi dan dimaksudkan untuk
membangun sikap yang terarah pada pelestarian seluruh ciptaan, termasuk kegiatan
reboisasi dan konservasi. Tokoh-tokoh dalam cerita ini adalah binatang-binatang.
Sikap mereka dekat dengan manusia.
Judul cerita seri -Pelestarian alam II: Tikus tanah dan Roket(8), Tikus tanah
dan Bulduzer(5), Tikus tanah dan Landak(8), Tikus tanah dan Permen karet (7),
Tikus tanah dan Televisi (5), Tikus tanah dan Salju (27). Alam sering hanya dipakai
sebagai topeng untuk menyembunyikan kejahatan pembasmian hutan dan pencemaran
alam lingkungan, atau hanya untuk mencari keuntungan golongan tertentu.
Program Film video ini mengajak kita untuk menghormati, menghargai dan membangun
persahabatan dengan alam melalui cerita yang ditampilkan lewat petualangan tokohnya,
sang tikus melewati berbagai peristiwa dapat membantu kita untuk merenungkan dan
mendalami nilai-nilai kehidupan yang serasi dengan alam lingkungan. Kita tidak
hanya menilai keadaan secara kritis tetapi juga diajak untuk menunjukkan jalan
keluar yang positif. Cerita ini menarik dan lucu. Produksinya dikemas dalam bentuk
animasi/kartun. Program ini bisa berguna untuk diskusi kelompok di sekolah maupun
kelompok-kelompok non formal dan cocok untuk membangun sikap, memecahkan suasana
yang formal, bahkan bisa untuk menganalisis masalah ekologis. Karena itu ceritacerita
dari film ini juga dapat diputarkan untuk TK, SD, SLTP, SMU bahkan Perguruan Tinggi.