Harga: Rp 30.000
Deskripsi: <div align="justify">1990: 25 menit
<br>
<br> Berdasarkan Instruksi Presiden (Nr. 3/1986), Proyek Nasional “Pengendalian Hama
Terpadu” (PHT) dilaksanakan untuk seluruh Indonesia. Sebagai penunjang diproduksi
juga program-program audio visual yang berupa video. Film video ini dikemas dalam
format doku drama. Fil video ini dipakai dalam upaya mengubah perilaku para petani
dari penggunaan Pestisida dan Insektisida yang berlebihan. Penggunaanbahan-bahan
kimia secara berlebihan dapat mematikan binatang atau orang, meracuni organ-organ
tubuh, sehingga cukup membahayakan bagi kesehatan. BLPP Wonocatur Yogyakarta mulai
suatu pelatihan untuk para pelatih Pengendalian Hama Terpadu. Kemudian mereka
yang dilatih diterjunkan dan bekerja sama dengan para petani memakai prinsip dasar,
yang melandasi pendekatan para petani dan yang dimainkan oleh para petani sendiri.
Propinsi daerah lumbung padi se Indonesia terdiri : Daerah Istimewa Yogyakarta,
Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan–Makasar
bekerja sama dengan Departemen Pertanian dan Studio Audio Visual “Puskat”. Kerjasama
ini menghasilkan lima produksi film video: yaitu “Bagaimana Produksi Aman, Lingkungan
Nyaman,” “Latihan Kilat PHT”, “Peluang Untuk Semakin Berkembang”, “Laboratorium
Untuk Petani” dan “Dalam Bayang-Bayang Racun.”
<br>
<br>Ringkasan Film Video: Film “Peluang untuk semakin Berkembang” dimulai dengan
kebingungan para petani yang telah menjalankan anjuran dari penyuluh pertanian
. Tetapi kalau panen selalu gagal, mereka sendiri yang menanggung akibatnya. Masalahnya,
apakah mereka tidak punya peluang? Sebetulnya para petani faham dan memiliki pengalaman
dalam interaksi dengan kehidupan alam lingkungan dari musim yang satu ke musim
yang berikutnya. Gagasan segera menjadi kenyataan. Ada kebutuhan belajar bagi
para petani dalam bentuk Sekolah Lapangan Pengendalian Hama terpadu / SLPHT. Dengan
sarana Teater Rakyat, seluruh program dipersiapkan dan dimainkan sendiri oleh
para petani. Sekolah lapangan ini merupakan pengembangan sikap baru yang dinamis,
kritis dan kreatif lewat pendekatan komunikasi horizontal. *
<br>
<br>Produksi program video ini berguna untuk diskusi kelompok dan instrulsional bagaimana
memutus perkembangan siklus hama tanaman dan petani perlu selalu memperhitungkan
ambang ekonomi. Melalui program ini pula diharapkan petani mampu meningkatkan
penghasilannya. </div>
<p align="justify"> </p>
Dilihat: 2717
1990: 25 menit
Berdasarkan Instruksi Presiden (Nr. 3/1986), Proyek Nasional “Pengendalian Hama
Terpadu” (PHT) dilaksanakan untuk seluruh Indonesia. Sebagai penunjang diproduksi
juga program-program audio visual yang berupa video. Film video ini dikemas dalam
format doku drama. Fil video ini dipakai dalam upaya mengubah perilaku para petani
dari penggunaan Pestisida dan Insektisida yang berlebihan. Penggunaanbahan-bahan
kimia secara berlebihan dapat mematikan binatang atau orang, meracuni organ-organ
tubuh, sehingga cukup membahayakan bagi kesehatan. BLPP Wonocatur Yogyakarta mulai
suatu pelatihan untuk para pelatih Pengendalian Hama Terpadu. Kemudian mereka
yang dilatih diterjunkan dan bekerja sama dengan para petani memakai prinsip dasar,
yang melandasi pendekatan para petani dan yang dimainkan oleh para petani sendiri.
Propinsi daerah lumbung padi se Indonesia terdiri : Daerah Istimewa Yogyakarta,
Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan–Makasar
bekerja sama dengan Departemen Pertanian dan Studio Audio Visual “Puskat”. Kerjasama
ini menghasilkan lima produksi film video: yaitu “Bagaimana Produksi Aman, Lingkungan
Nyaman,” “Latihan Kilat PHT”, “Peluang Untuk Semakin Berkembang”, “Laboratorium
Untuk Petani” dan “Dalam Bayang-Bayang Racun.”
Ringkasan Film Video: Film “Peluang untuk semakin Berkembang” dimulai dengan
kebingungan para petani yang telah menjalankan anjuran dari penyuluh pertanian
. Tetapi kalau panen selalu gagal, mereka sendiri yang menanggung akibatnya. Masalahnya,
apakah mereka tidak punya peluang? Sebetulnya para petani faham dan memiliki pengalaman
dalam interaksi dengan kehidupan alam lingkungan dari musim yang satu ke musim
yang berikutnya. Gagasan segera menjadi kenyataan. Ada kebutuhan belajar bagi
para petani dalam bentuk Sekolah Lapangan Pengendalian Hama terpadu / SLPHT. Dengan
sarana Teater Rakyat, seluruh program dipersiapkan dan dimainkan sendiri oleh
para petani. Sekolah lapangan ini merupakan pengembangan sikap baru yang dinamis,
kritis dan kreatif lewat pendekatan komunikasi horizontal. *
Produksi program video ini berguna untuk diskusi kelompok dan instrulsional bagaimana
memutus perkembangan siklus hama tanaman dan petani perlu selalu memperhitungkan
ambang ekonomi. Melalui program ini pula diharapkan petani mampu meningkatkan
penghasilannya.
Â