Harga: Rp 30.000
Deskripsi: <div align="justify">28 menit (Luk 6:43-45; Luk 13:6-9)
<br>
<br>INJIL – Kabar Gembira atau Sabda Allah yang berpribadi dan hidup. Sabda yang
hidup itu bersifat kreatif dan mengubah hati manusia. Film Internasional dari
seri Walking on Water (Berjalan di Atas Air) dibuat di London, Inggeris dan beberapa
negara lain, termasuk Indonesia oleh John Wijngaards. Seri ini berisi 9 judul:
Injil Membangun Jemaat Kristen, Injil Dihasilkan Oleh Jemaat Kristen, Injil dan
Hidup, Yesus Mencintai MasyarakatNya, Bahasa Yesus Yang Membebaskan, Yesus Menghadapi
Kuasa Politik, Mengumpulkan Harta Abadi, Menghilangkan Status Sosial, dan Menghormati
Citra Allah. Pengarang skrip dan Produser seri film video ini membantu kita supaya
kita jangan bimbang mengenai apa yang dilakukan Yesus sendiri dan membantu bagaimana
kita dapat bertemu dengan Yesus. Judul yang ditambahkan dalam paket ini adalah
Cerita Injil Yohanes. Video ini dapat menjadi sarana yang tepat untuk menjawabnya.
Oleh karena itu mereka menghasilkan Produksi Video internasional ini sesuai untuk:
<br>1. Pengajaran Kitab Suci yang tepat untuk katekese orang dewasa dan untuk kerasulan
kitab suci.
<br>2. Film video ini cocok sebagai bahan Group Media, belajar secara partisipatif
dalam kelompok.
<br>3. Produksi film video Internasional ini memakai metode-metode yang modern dan
canggih.
<br>4. Dengan melihat bagaimana sabda Tuhan dihayati, orang Kristen dapat belajar
menafsirkan Injil secara kreatif.
<br>
<br>Ringkasan Film: Video seri 105 “Bahasa Yesus Yang Membebaskan” ini menceritakan
Don Roberto seorang pengarang buku yang akan meluncurkan buku terbarunya. Pada
hari peluncuran buku, ia pergi ke tempat Armando, direktur sebuah lembaga sosial.
Di sana ia mendapat masukan banyak tentang buku barunya yang dipandang terlalu
jauh dari kehidupan nyata. Armando mengajak Don Roberto untuk melihat kenyataan
masyarakat dimana anak-anak hidup. Ketika berkunjung ke lembaga sosial itu Roberto
memergoki isterinya terlibat di situ. Roberto tersinggung, tetapi tetap ikut mendengarkan
pembacaan Kitab Suci tentang pohon ara yang tidak berbuah. Lama kelamaan Don Roberto
sadar bahwa ia harus merevisi bukunya. Sore harinya, pada saat peluncuran buku,
ia mengumumkan bahwa ia harus mengubah buku itu dan merumuskannya dengan melibatkan
pengalaman anak-anak. Program ini bisa digunakan untuk bahan diskusi kelompok,
mengangkat masalah-masalah sosial yang ada di sekitar kita. </div>
Dilihat: 2641
28 menit (Luk 6:43-45; Luk 13:6-9)
INJIL – Kabar Gembira atau Sabda Allah yang berpribadi dan hidup. Sabda yang
hidup itu bersifat kreatif dan mengubah hati manusia. Film Internasional dari
seri Walking on Water (Berjalan di Atas Air) dibuat di London, Inggeris dan beberapa
negara lain, termasuk Indonesia oleh John Wijngaards. Seri ini berisi 9 judul:
Injil Membangun Jemaat Kristen, Injil Dihasilkan Oleh Jemaat Kristen, Injil dan
Hidup, Yesus Mencintai MasyarakatNya, Bahasa Yesus Yang Membebaskan, Yesus Menghadapi
Kuasa Politik, Mengumpulkan Harta Abadi, Menghilangkan Status Sosial, dan Menghormati
Citra Allah. Pengarang skrip dan Produser seri film video ini membantu kita supaya
kita jangan bimbang mengenai apa yang dilakukan Yesus sendiri dan membantu bagaimana
kita dapat bertemu dengan Yesus. Judul yang ditambahkan dalam paket ini adalah
Cerita Injil Yohanes. Video ini dapat menjadi sarana yang tepat untuk menjawabnya.
Oleh karena itu mereka menghasilkan Produksi Video internasional ini sesuai untuk:
1. Pengajaran Kitab Suci yang tepat untuk katekese orang dewasa dan untuk kerasulan
kitab suci.
2. Film video ini cocok sebagai bahan Group Media, belajar secara partisipatif
dalam kelompok.
3. Produksi film video Internasional ini memakai metode-metode yang modern dan
canggih.
4. Dengan melihat bagaimana sabda Tuhan dihayati, orang Kristen dapat belajar
menafsirkan Injil secara kreatif.
Ringkasan Film: Video seri 105 “Bahasa Yesus Yang Membebaskan” ini menceritakan
Don Roberto seorang pengarang buku yang akan meluncurkan buku terbarunya. Pada
hari peluncuran buku, ia pergi ke tempat Armando, direktur sebuah lembaga sosial.
Di sana ia mendapat masukan banyak tentang buku barunya yang dipandang terlalu
jauh dari kehidupan nyata. Armando mengajak Don Roberto untuk melihat kenyataan
masyarakat dimana anak-anak hidup. Ketika berkunjung ke lembaga sosial itu Roberto
memergoki isterinya terlibat di situ. Roberto tersinggung, tetapi tetap ikut mendengarkan
pembacaan Kitab Suci tentang pohon ara yang tidak berbuah. Lama kelamaan Don Roberto
sadar bahwa ia harus merevisi bukunya. Sore harinya, pada saat peluncuran buku,
ia mengumumkan bahwa ia harus mengubah buku itu dan merumuskannya dengan melibatkan
pengalaman anak-anak. Program ini bisa digunakan untuk bahan diskusi kelompok,
mengangkat masalah-masalah sosial yang ada di sekitar kita.